Koleksi Gamis

Toko Online Comment( 3)

Rp130,000.00

Read more..


Koleksi Mukena Dewasa

Toko Online Comment( 1)

Mukenah Sulam Mawar Timbul

Harga : Rp 160.000

Harga  Grosir min 3pcs : Rp 150.000

Read more..

Perihal Dua Ruh Yang Diseksa Di Neraka

Tauladan Comment( 2)

Allah tidak memerlukan amal hamba-Nya. Dia memerintah hamba-Nya untuk beramal, tak lain agar ia mengakui bahawa dirinya lemah (i’tiraf) dan selalu memerlukan pertolongan. Pengakuan macam ini sangat penting. Diceritakan bahawa ada dua ruh disiksa di neraka. Allah kemudian memerintahkan agar keduanya dikeluarkan. Setelah keluar, Allah bertanya kepada mereka, "Apakah yang menyebabkan kalian masuk neraka?"

 

 

            "Nafsu kami," jawab mereka. "Bukankah telah Kularang kalian bermaksiat kepada-Ku? Bukankah Aku telah mengutus rasul-rasulKu dengan bukti-bukti nyata? Dan bukankah telah-Ku katakan melalui lisan para ulama bahawa sesiapa yang taat akan memperoleh syurga, istana, wildan dan bidadari, sedang orang yang bermaksiat akan tinggal di neraka bersama Qarun, Firaun dan Haman?" "Benar, tetapi kami tidak taat dan selalu bermaksiat kepada-Mu."

 

 

            "Kembalilah kalian ke neraka, dan rasakanlah siksa-Ku," perintah Allah. Ruh yang satu bergegas kembali, namun ruh yang lain berjalan dengan enggan sambil sesekali menoleh ke belakang. "Mengapa kamu berjalan cepat-cepat?" tanya Allah kepada ruh yang pertama.

 

 

            "Ya Tuhan, dahulu aku selalu membangkang perintah-Mu, sekarang sudah seharusnya aku taat kepada-Mu." "Dan kamu, mengapa kamu tidak segera kembali ke neraka?" tanya Allah kepada ruh kedua. "Aku sangat mengharap ampunan-Mu, kerana mustahil Kamu akan mengembalikan kami ke neraka setelah membebaskan kami darinya."

 

 

            "Masuklah kalian berdua ke dalam syurga. Masuklah, kerana kamu telah mentaati perintah-Ku. Dan masuklah, kerana kamu percaya pada rahmat dan kemurahan-Ku."

 

 

 

 

@@@-----------------------------------------------------------------------------@@@

 

Read more..

Malaikat Di Rumahmu

Tauladan Comment( 1)

Suatu hari seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Dia bertanya kepada Tuhan : "Para malaikat disini mengatakan bahawa besok engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah"?

 Dan Tuhan menjawab, "Saya telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu."

 "Tapi disini, di dalam syurga, apa yang pernah saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini sudah cukup bagi saya untuk berbahagia."

 "Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari. Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan menjadi lebih berbahagia."

 "Dan bagaimana saya boleh mengerti saat orang-orang bercakap kepadaku jika saya tidak mengerti bahasa mereka ?"

 "Malaikatmu akan bercakap kepadamu dengan bahasa yang paling indah yang pernah kamu dengar; dan dengan penuh kesabaran dan perhatian, dia akan mengajarkan bagaimana cara kamu bercakap."

 "Dan apa yang akan saya lakukan saat saya ingin berbicara kepadaMu ?"

 "Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdoa."

 "Saya mendengar bahawa di Bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungi saya ?"

 "Malaikatmu akan melindungimu, walaupun hal tersebut mungkin dapat mengancam jiwanya."

 "Tapi, saya pasti akan merasa sedih kerana tidak melihatMu lagi."

 "Malaikatmu akan menceritakan padamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu boleh kembali kepadaKu, walaupun sesungguhnya Aku akan selalu berada di sisimu."

 Saat itu Syurga begitu tenangnya sehingga suara dari Bumi dapat terdengar, dan sang anak bertanya perlahan, "Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bolehkah Kamu memberitahuku nama malaikat tersebut ?

 "Kamu akan memanggil malaikatmu, Ibu."

Ingatlah selalu kasih sayang ibu, berdoalah untuknya dan cintailah dia sepanjang masa.

 


@@@-----------------------------------------------------------------------------@@@

Read more..

"Life Is About Choosing Wisely"

motivasi Comment( 2)

Sahabat seseorang mengatakan “Life is just a matter of choices, tepatnya life is about choosing wisely”… Dan bisa dipastikan bahwa saya membutuhkan waktu beberapa saat untuk mengerti kalimat itu.

 

Iya, saya jadi teringat bukankah ada banyak ruang di jiwa kita yang di berikan oleh ALLAH,  ada ruang untuk berkeluh kesah, ada ruang untuk berduka, ada ruang merasa kesepian, ada ruang merasa bahagia, ada ruang untuk menicintai dan dicintai, ruang melerai letih dan ada ruang untuk sejuta perasaan tak bernama bahkan ALLAH juga menciptakan satu ruang di jiwa kita yang hampa dan kosong …

“Subhanallah …  “

Dan sungguh JIWA adalah RUMAH yang berisi ruangan ruangan, hanya masalah ruang mana yang akan kita masuki, iya kan? bukankah ini hanya masalah pilihan apakah kita ingin berada diruang yang hampa atau kita memilih memasuki ruang yang penuh cinta … Iya jadi betul apa yang dikatakan oleh sahabat saya bahwa…

 ”LIFE, it’s just a matter of choices”

 

Kini waktunya mentertawakan diri saya yang sering menghabisan waktu di ruang keluh kesah, bahkan saya suka meletakan jiwa saya diruang hampa, padahal saya bisa saja meletakan jiwa saya diruang penuh canda, diruang yang penuh dengan ide dan harapan, diruang yang penuh cinta, diruang tempat saya dapat memberi dan berbagi rasa dengan para duafa, diruang yang penuh dengan canda tawa para nenek jompo.

 

Iya dan seperti halnya semua yang bernama pilihan maka ruang manapun yang saya pilih akan ada konsekwensi yang harus jalankan, dan pastikan bahwa selalu ada hadiah dari ALLAH bagi mereka yang bekerja keras dunia dan akhirat, ah bodohnya saya selama ini karena membiarkan diri saya diruang yang kosong, bodohnya saya jika hanya mampu dan melipat dada menahan sakit ketika merasa tak ada asa, “harapan itu dicari diruang sebelah, bukan diruang yang kosong ini“… sungguh bisikan jiwa yang indah

Dan betapa mulianya ciptaan ALLAH bernama manusia yang diberi hak untuk memilih, memilih menjadi mulia atau hina dimata ALLAH, memilih menjadi kekasih ALLAH atau menjadi tangan setan untuk menggoda umatnya yang lain, memilih membangkang kepada ALLAH atau menjadi takwa …

 

Namun manusia tetaplah manusia, seperti saya, yang lebih suka memasuki ruang kerapuhan, ruang untuk mengurai perih, ruang yang penuh dengan guliran pupus, ruang yang seluruhnya bercat biru dan menambah haru jiwa, tapi tak mengapa toh kita hanya mengunjungi ruang ruang perih ini sejenak setelah untuk meninggalkan segala perih dan kerapuhan disana, dan setelah itu maka langkah akan terasa ringan untuk memasuki ruang yang penuh kebahagian, ruang yang penuh gemintang, penuh cahaya dan penuh asa yang menggumpal, membuncah meledak dan menggapai seluruh cita hingga napas ini terhenti.

 

Dan mulai malam ini saya akan lebih sering lagi memasuki ruang yang penuh dengan cinta ALLAH, ruang kecil yang berisi sajadah, tasbih, dan Al Quran, disanalah ruang yang penuh dengan cinta ALLAH, . jika ALLAH mencintai kita maka tidak ada lagi ruang tanpa nama dijiwa kita, yang ada hanya cinta ALLAH yang maha memiliki segalanya, dan mintalah ruang ruang yang indah saja Will you?

 

 

 

Read more..
design by Natty WP